Terdapat lebih dari 333 juta pelanggan seluler di Indonesia di 2024, yang merupakan pelanggan dari empat penyelenggara jaringan bergerak seluler. Dari empat penyelenggara jaringan bergerak seluler tersebut, tiga penyelenggara memiliki lebih dari 89% pangsa pasar pelanggan seluler di Indonesia.
Hal ini menunjukkan dominasi yang signifikan dari ketiga penyelenggara tersebut dalam industri telekomunikasi seluler. Pemilik pangsa pasar seluler terbesar di Indonesia sebesar 43,61% dan pemilik pangsa pasar seluler terkecil yaitu sebesar 10,71%.
Berkurangnya jumlah penyelenggara jaringan bergerak seluler dari 2021 ke 2022 disebabkan karena adanya merger antara dua penyelenggara menjadi satu penyelenggara jaringan bergerak seluler serta adanya penggabungan laporan antara dua penyelenggara yang berada dalam satu grup perusahaan.